5 Alasan Memilih Homestay Daripada Hotel di Jogja

Bagi para pelancong, penginapan adalah salah satu hal wajib yang harus dipikirkan sebelum berangkat liburan. Hal ini dikarenakan penginapan akan menyedot biaya yang cukup besar jika salah memilihnya. Sebelum berlibur ada baiknya direncanakan dengan matang terlebih dahulu perjalanan yang akan ditempuh. Mulai dari jumlah orang, akomodasi, transportasi, makanan dan yang pasti tujuan dari berlibur itu sendiri.

Untuk wisatawan yang berpergian bersama keluarga atau kelompok dalam jumlah yang cukup besar maka homestay di jogja bisa menjadi pilihan akomodasi yang tepat. Ada 5 alasan memilih homestay daripada hotel di Jogja.

homestay

1. Lebih Murah

Jika dihitung secara terperinci harga sewa satu malam homestay bisa lebih murah dari pada sewa satu malam di hotel. Semakin banyak orang yang menginap di homestay maka harga sewa per orangnya pun akan lebih murah. Misalnya saja harga sewa satu malam homestay satu juta rupiah bisa ditinggali oleh 10 bahkan 20 orang. Sedangkan dengan jumlah uang yang sama satu juta rupiah paling tidak hanya cukup untuk sewa dua kamar dengan total kapasitas 4 orang saja. Jika berpergian secara kelompok sangat disarankan menggunakan homestay daripada hotel.

2. Lebih Fleksible

Fleksible disini dalam arti jam masuk ataupun keluar bisa dibicarakan dengan pemilik. Kareana sifatnya seperti rumah biasanya pemilik lebih mudah diajak negosiasi dalam beberapa hal. Mulai dari jam masuk-keluar, tambahan kasur, bantal, selimut hingga sewa menyewa kendaraan pemilik. Terlebih jika keesokan harinya memang belum ada yang penyewa lainnya.

3. Mampu Menampung Orang Lebih Banyak

Hal ini yang sangat terlihat nyata perbedaan anatara homestay dengan hotel. Homestay mampu menampung lebih banyak orang. Sifatnya yang seperti rumah yang terdiri dari kamar, dapur, kamar mandi, ruang santai dan ruang tamu membuat jumlah orang yang ditampung bisa banyak. Jika pun kehabisan kamar, penyewa bisa minta tambahan kasur lipat, bantal dan selimut untuk dipakai di ruang santai ataupun ruang tamu. Bayangkan saja seperti berkunjung ke rumah nenek ketika musim liburan sekolah tiba. Keseruan terjadi justru ketika tidur bersama di depan TV di ruang keluarga bukan?

4. Seperti di Rumah Sendiri

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, fasilitas yang tersedia di homestay layaknya sebuah rumah. Peyewa bisa menggunakan semua fasilitas itu asal tetap dijaga kebersihan dan kerapihannya. Dapur bisa dipakai 24 jam sehingga ketika lapar melanda tinggal pergi ke dapur dan membuat makanan. Hal ini pun bisa menghemat biaya untuk makan selama liburan.

5. Pengalaman yang berbeda

Hal lain yang paling mencolok berbeda dengan hotel adalah pemilik tinggal di dalam satu kawasan homestay. Sehingga akan terjadi komunikasi antara pemilik dan penyewa. Mulai dari obrolan ringan hingga cerita mengenai wilayah Jogjakarta dari sudut pandang masyarakat lokal. Tak jarang pemilik yang baik hati akan membuatkan makanan khas daerah setempat untuk dicoba oleh pengunjung. Interaksi inilah yang tidak bisa didapatkan di hotel dan menjadi pengalaman tersendiri yang layak untuk diceritakan dikemudian hari.

Beragam alasan memilih homestay daripada hotel ini semoga bisa menjadi bahan pertimbangan bagi siapapun yang ingin liburan khususnya ke Daerah Istimewa Jogjakarta. Istimewa tidak hanya untuk daerahnya namun lebih dari itu masyarakat dan penginapannya pun akan menyuguhkan sesuatu yang istimewa bagi wisatawan. Hal inilah yang membuat wisatawan untuk datang lagi dan lagi ke Jogjakarta.