Gerakan Membangun Rumah Ramah Lingkungan

Gerakan Membangun Rumah Ramah Lingkungan

Gerakan Membangun Rumah Ramah Lingkungan – Sebagai salah satu kota metropolitan, Jakarta mengalami pertumbuhan unit perumahan yang sangat pesat. Akan tetapi tingginya kebutuhan akan hunian membuat sebagian orang mengabaikan pentingnya asas sustainable (berkelanjutan) dalam pembangunan rumah mereka. Padahal, sektor rumah tangga memegang peran penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Penerapan dari praktik bangunan hijau dinilai masih minim pada mayoritas pemukiman di ibukota. Fenomena ini mudah di identifikasi dari beberapa karakteristik, seperti letak unit hunian yang saling berhimpitan dan tidak memiliki taman terbuka hijau, penggunaan air dan energi yang berlebihan, hingga pemilihan bahan bangunan yang tidak ramah lingkungan. Pada beberapa kompleks perumahan yang ada di dekat kawasan industri, siklus limbah yang buruk kerap kali merusak konservasi air bersih dan menimbulkan sampah yang sulit terurai. Hal ini tidak hanya akan berdampak buruk pada kondisi alam yang tengah mengalami pemanasan global, namun secara langsung juga akan mempengaruhi kualitas hidup masyarakat yang tinggal di sekitar hunian tersebut.

Padahal rumah merupakan hunian primer yang memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan dan keamanan masyarakat yang tinggal di dalamnya. Standar berkelanjutan juga membuat kita dapat lebih menghemat biaya operasional bangunan. Oleh karenanya, ke- pedulian akan gerakan rumah berkelanjutan kini perlahan mulai berkembang di tengah-tengah masyarakat. Tren gaya hidup ini pun kemudian mulai diadopsi oleh para praktisi di dunia properti, seperti pengembang dan arsitek untuk berkolaborasi mengembangkan hunian yang ramah lingkungan. Salah satu organisasi yang memiliki kepedulian akan sektor bangunan hijau ini ialah Green Building Council Indonesia, atau yang disingkat GBCI.

Sebagai salah satu lembaga nirlaba mandiri yang fokus terhadap sosialisasi prinsip bangunan berkelanjutan, GBCI mengajak masyarakat untuk turut serta dalam Gerakan Indonesia Hijau. Organisasi ini memberikan wawasan pemahaman dan kesadaran tentang bangunan hijau, melalui pelatihan ataupun acara yang mereka selenggarakan untuk umum. Salah satunya ialah Greenship Associte (GA), program pelatihan dua hari yang dapat membantu pemahaman Anda untuk mewujudkan praktik Gerakan Rumah Berkelanjutan. Melalui serangkaian perangkat penilaian bangunan hijau, GREENSHIP menjadi sistem standar GBCI untuk menilai seberapa hijau nilai suatu bangunan secara keseluruhan.

Dengan memenuhi standar GREENSHIP, terdapat enam acuan kategori untuk menilai rumah berkelanjutan. Mulai dari tepat guna lahan, yang memperhitungkan kondisi ta- nah dan kelayakan bangunan, penggunaan energi dan air yang efisien dan koservasi, penggunaan material yang ramah lingkungan dan dapat diperbarui, kesehatan dan kenyamanan dalam ruang, hingga manajemen lingkungan dan bangunan. Menurut Erlyana Anggita Sari, selaku Public Relations dari GBCI, konsep rumah ramah lingkungan tidak hanya sebatas memenuhi dasar layak huni namun juga memenuhi persyaratan keselamatan bangunan dan kecukupan minimum luas bangunan serta kesehatan penghuninya.

Selain memberikan penyuluhan, GBCI juga menyediakan fasilitas self assesment untuk menilai seberapa seberapa ‘hijau’ bangunan rumah Anda. Melalui program Greenship Home, Anda dapat melakukan penilaian pribadi melalui website greenshiphome.org. Cara penggunaannya cukup mudah, hanya dengan mendaftar online, Anda tinggal diminta mengisi rincian data mengenai fitur eksterior dan interior rumah. Setelah itu, serangkaian pertanyaan yang memiliki skor tertentu akan diajukan untuk Anda jawab. Jika sudah selesai, maka Anda akan segera mengetahui nilai total bangunan beserta status kriteria standar hijau. Setelah memenuhi standar Greenship, Anda dapat mengajukan penilaian tersebut untuk mendapatkan sertifikat bangunan hijau.

Sebagai wujud peduli terhadap lingkungan, tidak ada salahnya genset yang digunakan untuk rumah anda sudah memenuhi standart international sehingga ramah terhadap lingkungan. Genset yang seperti ini harganya tidak terlalu mahal, misalnya saja harga mesin genset yanmar 12.5 kva kisaran 71juta saja. Untuk informasi lebih pastinya saya sarankan anda bertanya langsung pada penjual.