Tips Gerai Toyota: Cara Menyetir Mobil Manual

Gerai Toyota – Sebagai aturan umum, orang yang tidak pernah mengendarai mobil manual akan kesulitan berlatih mengemudi. Bahkan sering terjadi kepanikan saat berkendara.

Tetapi mengemudi di jalan tentu membutuhkan keterampilan yang baik dan kewaspadaan yang luar biasa.

Kebanyakan pemula akan lebih suka belajar mobil manual daripada mobil otomatis. Sekarang, terutama untuk mobil manual, pemula perlu tips khusus untuk dapat mengendarainya.

Seperti panduan yang dikutip dari web Gerai Toyota ini, berikut adalah beberapa cara sederhana untuk mengendarai mobil manual:

1. Kenali karakteristik mobil

Tips paling penting untuk diikuti sebelum belajar mengendarai mobil manual adalah menghafal. Pastikan untuk mengingat bagian-bagian penting mobil seperti pedal rem, bahan bakar dan kopling.

Jangan mengambil langkah yang salah karena akan berakibat fatal. Selain itu, tombol lampu pensinyalan, klakson dan lainnya juga harus dihafal. Perhatikan juga lokasi dan cara mengubah posisi shift mobil atau transmisi.

2. Latihan di tempat yang tepat

Pilih lokasi di mana Anda akan mengarahkan pelatihan manual. Lokasi seperti bidang yang cukup besar akan membuat Anda lebih fokus saat menghafal elemen tadi.

Setelah terbiasa, pilih tempat yang lebih sulit. Misalnya, jalanan umum sepi.

3. Harus berkonsentrasi

Ketika Anda belajar mengendarai mobil transmisi manual, periode paling tegang adalah ketika Anda mulai memasuki kabin mobil dan duduk sebagai pengemudi yang memenuhi syarat.

Pastikan pikiran Anda lebih tenang, lebih rileks, dan fokus. Dan harus diingat bahwa, selama proses menghidupkan mesin mobil, pastikan mobil dalam keadaan netral (tidak bertunangan).

4. Seimbangkan pedal kopling dan gas

Perpindahan gigi ada di gigi pertama, tetapi belum dimulai? Tentu saja karena Anda tidak menekan pedal akselerator. Tapi jangan diinjak-injak.

Saat gas terjepit, Anda harus menaikkan kopling perlahan. Ini biasanya merupakan bagian tersulit bagi pemula. Gas-gasnya keras sementara kopling belum diangkat, ini dapat menyebabkan suara kasar.

Sementara itu, jika kopling dinaikkan terlalu cepat, dua kemungkinan akan muncul: mesin mati atau mobil macet. Jika Anda berjalan lambat dan ingin menggeser ke atas atau ke bawah, Anda harus selalu mendorong kopling.

5. Siaga pengereman meski gas sudah stabil

Jika Anda berpikir bahwa mobil terlalu cepat, maka Anda harus mengerem. Kaki harus secara otomatis mengganti persneling, meninggalkan bensin dan rem, meninggalkan kaki kiri dan meninggalkan kopling. Untuk pemula, Anda harus melupakan hal-hal kompleks.