5 Hal Yang Perlu Dilakukan Jika Mobil Kena Banjir

Hujan deras turun di beberapa kota di Indonesia, salah satu mobil melayang ke Sungai Citipas, dan setidaknya mobil lain ditarik oleh arus yang kuat. Banjir adalah malapetaka, dan jika sebuah mobil jatuh ke dalam air saat banjir, itu harus ditangani dengan beberapa cara yang tepat.

Sebagai dosen di Institut Teknologi Internasional, percobaan dilakukan dengan menenggelamkan mobil dan mengarahkannya untuk mengambil tindakan segera. Banyak mobil yang terkena bajir atau terjebak di wilayah yang sedang kena kebanjiran seperti yang di alami oleh beberapa jasa rental mobil Depok dan rental mobil lain ketika sedang menuju sebuah lokasi.

Pertama, periksa apakah air telah mencapai kursi. Jangan khawatir jika ada beberapa orang membanjiri mobil Anda. Cukup bersihkan dan keringkan dalam larutan sederhana.

Kisahnya berbeda dengan kisah yang berasal dari dashboard di kursi. Jika Anda tidak menanganinya secepat mungkin, mobil mungkin akan menjadi masalah di masa depan, dan Anda harus memeriksanya terlebih dahulu.

Lakukan ini terlebih dahulu agar bagian-bagian mobil tidak terpapar pada templat yang dapat masuk dan tumbuh. Kursi biasanya diisi dengan air dan harus dikeluarkan dari mobil untuk melanjutkan pengeringan.

Juga disarankan untuk menggantung dan mengeringkan karpet. Ingat potongan kecil puing-puing, seperti cabang dan daun yang berserakan di mobil.

Setelah kering, periksa apakah air telah masuk ke alat. Satu-satunya hal yang harus dilakukan selama proses pembersihan ini adalah menyalakan mesin. Ya, mesin itu kemungkinan akan mencampur air dan oli. Saat mengemudi, campuran air dan oli dapat merusak mesin.

Sistem transportasi adalah masalah lain. Jika mesin dihidupkan dengan air, kerusakan tidak bisa dihindari. Jangan lupa mencabut baterai untuk menghindari masalah percikan.

Sebelum menghidupkan mesin, bersihkan dan keringkan semua bagian dan ganti oli dan filter. Bagian dalam dan mesin bisa kering, tetapi komponen listrik saja sulit dicapai.

Untuk proses pembersihan ini, kami sarankan pergi ke garasi dengan bantuan mekanik. Namun, beberapa item (seperti kamar) harus dikeringkan dan dibersihkan sesegera mungkin untuk menghindari kerusakan seperti korosi dan jamur.

Apa yang Anda lakukan setelah banjir? Bagaimana Anda memperkirakan kerusakan pada mobil?

Kali ini, kita akan membahas cara merawat mobil setelah banjir dan bagaimana mencegahnya agar tidak rusak.

Jenis kerusakan kendaraan yang disebabkan oleh banjir

Banjir adalah fenomena alam yang berbahaya bagi banyak orang. Banjir besar menghancurkan rumah-rumah, barang-barang elektronik yang rusak, penyakit menyebar dan jalan-jalan yang tertutup menyebar.

Jika Anda harus menyeberang jalan yang banjir, mobil Anda mungkin menghadapi beberapa risiko. Berikut ini adalah jenis kerusakan kendaraan yang paling sering disebabkan oleh banjir:

 

1 pendek

Jangan remehkan celana pendek mobil. Jika mobil menghadapi situasi ini, ada banyak konsekuensi. Mesin tidak dapat hidup sebelum ledakan.

Karena itu, jika ada bagian yang tidak berfungsi sempurna atau perlu diganti, selalu periksa kondisi mesin dan jangan tergesa-gesa menggunakan kendaraan.

 

2 campuran minyak dan air

Mencampur minyak dengan air jelas berbahaya bagi pemilik mobil. Namun, ini mungkin terjadi selama musim hujan. Apalagi ketika mobil sering mengalami banjir. Air hanya bisa masuk ke gudang sekali atau dua kali.

Ini pasti akan merusak kinerja mesin. Tanpa sepenuhnya memeriksa dan mengganti oli, kendaraan dapat mencapai atau rusak.

Minyak dapat dicampur dengan air dan banyak bagian lain yang mungkin bersentuhan dengan air. Kehadiran udara, oli atau air di mesin sangat tidak menyenangkan.

 

3 pengaturan dinamo

Tetapkan generator untuk menghilangkan dampak banjir (jika ada) yang masuk ke kendaraan. Namun, jika tidak ada, generator mungkin bagus.

Ketika generator terpapar air, kinerjanya rentan. Instrumen ini menggunakan prinsip-prinsip elektromagnetik. Biaya penggantian generator juga sangat mahal

 

4 Pasang kembali kisi radiator

Kisi-kisi radiator kurang penting, tetapi jika kotor karena banjir, ini dapat mempengaruhi kinerja kendaraan dari waktu ke waktu.

Karena itu, saat terkena kotoran saat ini, gantilah pendingin atau radiator radiator.

 

5 Kasus kompresor AC

Alat ini terletak di bagian bawah dekat mesin. Kompresor AC memiliki tutupnya sendiri, sehingga risiko terkena air dapat diabaikan.