Risalah Singkat Tentang Bayi Prematur Dan Penanganannya

Setiap ibu hamil, tentunya tidak ingin kelahiran prematur. Namun karena berbagai macam faktor kelahiran permatur masih tidak dapat dihindari. Di Indonesia kasus kelahiran prematur juga masih cukup banyak. Apa itu kelahiran permatur ? Dan apa juga dampaknya ? Serta bagaimana perawatan bayi prematur ? Kita simak penjelasannya dalam ulasan singkat berikut ini.

Pengertian Bayi Prematur

Disebut sebagai bayi prematur apabila dilahirkan kurang dari 37 minggu. Umumnya, bayi normal akan lahir dengan sendirinya setelah umum 37 hingga 40 minggu. Karena berbagai macam faktor, bayi dapat terlahir kurang dari 37 minggu. Mengapa ketika bayi lahir kurang dari 37 minggu perlu dilakukan perawatan khusus ?

Tumbuh kembang bayi dari 0 bulan hingga 9 bulan melalui tahapan – tahapan perkembangan. Termasuk juga sistem organnya. Apabila sistem organ telah sempurna yakni di usia 9 bulan 10 hari, 37 minggu bayi akan dapat beradaptasi dengan lingkungannya. Namun apabila belum, bisa jadi terdapat beberapa sistem organ yang belum berkembang dengan sempurna. Oleh sebab itu, terkadang bayi prematur mengalami beberapa kasus gangguan kesehatan.

Faktor Penyebab Kelahiran Prematur

Ada banyak faktor yang membuat kelahiran permatur masih terjadi. Beberapa diantaranya adalah karena kelainan bawaan. Baik rahim ibu ataupun bayinya. Faktor lainnya adalah usia ibu yang masih terlalu mudah (belum matang) dan juga terlalu tua (lebih dari 35 tahun). Faktor lainnya disebabkan karena penyakit seperti hipertensi, gangguan jantung, dan lain sebagainya. Ada juga yang disebabkan karena kebiasaan yang tidak sehat seperti merokok, peminum alkohol dan juga pengguna narkoba.

Beberapa Penanganan Bayi Prematur

  • Inkubator Bayi – Seringkali kita melihat bayi prematur dirawat di dalam inkubator bayi. Ini memang salah satu metode yang dilakukan untuk merawat bayi prematur dengan intensif
  • Mama Kanguru – Metode ini digunakan untuk menjalin kedekatan dengan orang tua dan juga membuat tubuh bayi hangat setiap saat.
  • Tanpa Inkubator – Memang tidak semua bayi prematur harus dimasukkan ke dalam inkubator. Banyak juga bayi prematur yang tidak membutuhkan inkubator dalam perawatannya.
  • NICU – Bila kondisi bayi prematur sangat labil. Dokter akan menyarankan untuk dirawat di dalam ruang khusus yaitu NICU dengan pemantauan yang optimal.

Itulah sedikit informasi yang bisa kami informasikan pada pembaca skalian, untuk anda yang membutuhkan inkubator bayi untuk merawat bayi prematur di rumah. Anda bisa hubungi distributor inkubator bayi online di nomor whatsapp : 0812 555 2800 , sekian semoga bermanfaat !