6 Langkah Mudah Cara Merawat Tanaman Cabe di Polybag

Cabe merupakan salah satu tanaman yang sangat mudah untuk dibudidayakan begitu juga dengan cara merawat tanaman cabe di polybag.

Buah cabe banyak digemari oleh masyarakat Indonesia terutama pecinta makanan pedas. Jadi tak heran, buah yang satu ini banyak dibudidayakan dan sering kita jumpai di sekitar kita.

Cabe biasanya digunakan untuk bumbu kuliner, saus, cabe bubuk, lalapan, dan lain-lain. Selain karena memiliki manfaat yang beragam, tanaman cabe sering mengalami lonjakan harga di pasaran.

Oleh karena itu, di masa pandemi virus corona seperti saat ini, banyak masyarakat Indonesia yang memanfaatkan waktu luang mereka untuk membudidayakan tanaman cabe.

Jadi, bagi Anda yang ingin memulai budidaya cabe, Anda tidak perlu khawatir, karena cara penanaman dan perawatan tanaman cabe terbilang cukup mudah.

Dalam budidaya tanaman cabe, selain pemilihan bibit cabe yang berkualitas dan proses penanaman yang benar, cara perawatan dan pemeliharaannya pun harus dilakukan dengan baik agar pertumbuhan tanaman cabe bisa optimal dan bisa menghasilkan cabe yang berkualitas. Perhatikan 6 cara merawat tanaman cabe di polybag seperti berikut ini.

1. Penyiraman

Hal pertama yang perlu Anda lakukan untuk merawat tanaman cabe tentu saja yaitu penyiraman. Siram tanaman cabai secara rutin satu kali sehari pada pagi atau sore hari. Banyaknya air yang di siram tergantung kondisi tanah maupun cuaca.

Pada saat musim penghujan, Anda dapat mengurangi penyiraman. Namun saat musim kemarau tiba, Anda dapat menambahkan voleme air yang disiram. Pastikan tanah pada polybag tetap lembab. Jangan menyiram tanaman cabai secara berlebih hingga tergenang, karena hal ini justru dapat membuat tanaman cabai menjadi busuk dan mati.

Anda juga dapat memanfaatkan air bekas cucian beras untuk menyiram tanaman cabe. Hal ini dipercaya dapat membuat tanaman cabe menjadi lebih subur dan berbuah lebat.

2. Penyiangan atau Pembersihan Gulma

Cara perawatan tanaman cabe yang selanjutnya yaitu dengan melakukan penyiangan atau pembersihan gulma. Agar tanaman cabai dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, Anda perlu melakukan pembersihan gulma atau rumput-rumput liar yang tumbuh di sekitar tanaman cabai.

Keberadaan rumput-rumput liar ini membuat tanaman cabai tidak bisa menyerap nutrisi dari dalam tanah secara optimal. Selain itu, pembersihan gulma juga dapat mencegah infeksi hama dan penyakit pada tumbuhan.

Pembersihan gulma ini bisa Anda lakukan dengan cara mencabuti rumput satu per satu sampai dengan akarnya, agar rumput tidak tumbuh kembali.

Bersihkan juga polybag dari daun kering, sampah dan kotoran lainnya. Anda dapat melakukan pembersihan gulma pada polybag 3 hari sekali.

3. Pemupukan

Tanaman cabai juga perlu mendapatkan nutrisi dan unsur hara yang cukup agar dapat tumbuh subur dan menghasilkan buah yang lebat dan berkualitas. Untuk itu, perlu dilakukan pemupukan.

Pada masa pertumbuhan daun dan buah, anda bisa menyemprotkan pupuk organik cair. Sementara itu, Anda juga bisa menggunakan pupuk anorganik NPK, dan pupuk organik kompos atau pupuk kandang.

Anda juga perlu memperhatikan dosis pupuk yang diberikan. Berikan pupuk NPK sebanyak satu sendok makan pada setiap polybag sebulan sekali. Tambahkan juga satu sekop pupuk kompos atau pupuk kandang pada saat tanaman akan berbuah.

Baca Juga : 5 Langkah Mudah Cara Menanam Tomat dari Biji

4. Pengajiran | Cara Merawat Tanaman Cabe di Polybag

Berikan ajir atau tiang penopang pada tanaman cabai, saat sudah tumbuh dengan tingg sekitar 20 cm atau setelah 1 bulan penanaman. Ajir atau tiang penopang ini ditancapkan di dekat tanaman cabe untuk menopangnya agar bisa berdiri tegak, dan tidak mudah roboh saat terkena angin maupun hujan.

5. Pemotongan Tunas Daun

Cara merawat tanaman cabe yang berikutnya yaitu pemotongan atau pemangkasan tunas daun. Buanglah tunas yang tumbuh di ketiak daun, atau di antara daun dan batang. Lakukan pemangkasan ini hingga tanaman cabe membentuk cabang utama tau bunga.

Pemangkasan ini bertujuan untuk mempercepat tanaman cabai untuk tumbuh tinggi dan bisa meningkatkan produksi buah cabe. Anda bisa melakukan cara ini satu bulan sekali.

6. Perhatikan Kesehatan Tanaman Cabai

Cara merawat tanaman cabe di polybag yang terakhir, Anda perlu memastikan bahwa tanaman cabai dalam keadaan sehat. Artinya tanaman cabe tidak terkena infeksi hama maupun penyakit.

Hama dan penyakit dapat menyebabkan tanaman cabe membusuk hingga mati serta bisa menghambat pertumbuhan dan perkembangannya. Untuk menghindarinya, Anda bisa menyemprotkan pestisida pada sore hari.

Namun jika tanaman cabe telah membusuk atau daunnya hampir menguning semua, maka Anda dapat memberikannya obat atau pupuk agar tanaman cabe bisa kembali tumbuh dan berkembang.

Demikian tadi beberapa cara merawat tanaman cabe di polybag. Jika cara merawat tanaman cabe di atas Anda praktekkan dengan benar, maka tanaman cabe Anda bisa memproduksi buah cabe yang lebat dan berkualitas. Selamat mencoba! Untuk informasi menarik lainnya, Anda dapat mengunjungi website kami hanya di sini.