Obtetri dan Ginekoligi dalam ilmu poli kandungan

Ginekologi adalah cabang kedokteran yang berfokus pada kesehatan tubuh dan organ reproduksi perempuan. Cabang ini mencakup diagnosis, penanganan, untuk pengobatan penyakit yang terkait dengan organ reproduksi wanita. Wanita hamil biasanya mengunjungi para ahli kebidanan dan ginekologis untuk pemeriksaan prenatal dan perawatan rutin, yaitu, pemeriksaan kondisi kehamilan dan persiapan pengiriman. Interval waktu bervariasi sesuai dengan saran dokter selama kehamilan, tetapi akan bertemu dengan dokter secara teratur dari setiap kuartal. Mengunjungi poli kandungan tangerang seperti menjadi kegiatan rutin bagi wanita hamil agar tetap menjaga kondisi kehamilan.

Fokus pada layanan obscetic yang juga dilakukan untuk memeriksa gangguan selama kehamilan dan pekerjaan, antara lain:

  • Kehamilan ektopik, atau kehamilan di luar rahim
  • Solusio plasenta, yaitu plasenta yang terlepas dari rahim sebelum waktunya
  • Preeklamsia, yang ditandai dengan tekanan darah tinggi, pembengkakan tungkai, dan keluarnya protein melalui urine
  • Kehamilan usia tua atau di atas 35 tahun
  • Kehamilan berisiko tinggi, misalnya pada ibu hamil yang juga memiliki penyakit diabetes atau darah tinggi
  • Kelahiran prematur
  • Bahu bayi terjebak saat melahirkan (distosia bahu)
  • Tali pusat menumbung (Prolapsed umbilical cord), yaitu tali pusar yang keluar mendahului bayi, lalu terjepit
  • Perdarahan saat atau setelah persalinan
  • Ruptur uteri, terjadinya robekan pada lapisan rahim
  • Sepsis yang terjadi karena komplikasi persalinan

Layanan ginekologi mengarah pada kesehatan organ pembibitan perempuan, mulai dari vagina, rahim, ovarium, hingga tuba fallopi. Layanan ginekologi juga dapat mencakup masalah penanganan yang berkaitan dengan payudara wanita..

**Ingin mengetahui informasi menarik lainnya , kunjungi situs rs melati

Beberapa layanan yang dapat ditangani oleh ginekolog, antara lain:

Vaksinasi terhadap human papilloma virus (HPV)
Keputihan
Infeksi saluran kemih
Penyakit menular seksual
Menopause