3 Cara Membuat Benih Cabe Rawit

Cara Membuat Benih Cabe Rawit – Masyarakat Indonesia tidak bisa lepas dari makanan pedas. Salah satu bahan rempah yang biasanya digunakan untuk menambahkan cita rasa pedas pada masakan yaitu cabe. Buah cabe sendiri ada banyak macamnya, mulai dari cabe keriting, cabe besar, hingga cabe rawit. 

Cabe rawit memiliki rasa yang sangat pedas jika dibandingkan dengan jenis cabe lainnya. Untuk itu, seringkali cabe rawit digunakan sebagai bahan masakan maupun sambal.

Selain karena rasanya yang pedas, cabe rawit juga memiliki harga yang tinggi. Maka tak heran jika jenis cabe yang satu ini banyak dibudidayakan, baik di perkebunan maupun di pekarangan rumah.

Untuk mendapatkan benih cabe, saat ini telah banyak dijual benih cabai kemasan yang siap semai. Namun, Anda juga dapat membuat benih cabai sendiri dirumah. Cara ini yang biasanya diterapkan oleh para petani. Selain bisa memangkas biaya produksi, Anda juga bisa memastikan bahwa benih cabai berasal dari induk cabai yang berkualitas.

Jadi, bagaimana cara membuat benih cabe rawit sendiri? yuk simak informasi lengkapnya berikut ini!

1. Pilih Induk Cabe Rawit yang Berkualitas

Cara Membuat Benih Cabe Rawit

Untuk memastikan benih cabe yang akan digunakan dalam persemaian adalah benih cabe rawit yang berkualitas unggul, maka Anda harus memperhatikan beberapa kriteria-kriteria seperti berikut :

  • Pastikan buah cabe rawit yang akan digunakan dalam pembenihan berasal dari tanaman cabe kualitas unggul. Dalam artian tanaman cabe mampu bertahan dalam perubahan iklim, menghasilkan buah yang banyak, serta tidak mudah terjangkit hama dan penyakit.
  • Perhatikan juga jenis cabai yang digunakan. Jangan mencampurkan jenis cabai yang berbeda-beda dalam proses pembenihan.
  • Pilih buah cabe yang sudah tua dengan ciri berwarna merah merata.

Baca Juga : Cara Memilih Cabe Rawit yang Baik untuk Benih

2. Pisahkan Biji Cabe Rawit

Setelah mendapatkan buah cabe rawit yang sesuai dengan kriteria-kriteria di atas, maka langkah selanjutnya yaitu proses pemisahan biji. Pastikan kembali cabe rawit yang digunakan sudah benar-benar tua. Pasalnya, cabe yang belum cukup tua memiliki kemungkinan yang kecil untuk tumbuh atau berkecambah.

Proses pemisahan biji cabe rawit bisa dilakukan secara manual maupun dengan bantuan mesin pemisah biji. Namun untuk skala kecil, pemisahan biji tidak perlu menggunakan mesin pemisah biji.

Cara manual bisa Anda lakukan dengan membelah buah cabe rawit satu per satu dengan menggunakan pisau. Setelah itu, keluarkan biji cabe rawit dan pisahkan dari kulit dan dagingnya. Pastikan saat Anda membelah cabe rawit, tidak merusak bijinya. Pasalnya, biji cabe rawit yang cacat tidak bisa digunakan sebagai benih.

3. Penyeleksian Biji Cabe Rawit | Cara Membuat Benih Cabe Rawit

Selanjutnya biji cabe rawit direndam dalam satu ember air sambil diaduk perlahan dan diamati. Buang biji cabe rawit yang mengapung dan hanya meninggalkan biji cabe yang tenggelam di dasar ember.

Biji cabe rawit yang terapung merupakan biji yang cacat memiliki kemungkinan yang sangat kecil untuk tumbuh atau bahkan tidak bisa tumbuh sama sekali. Sedangkan biji cabe rawit yang tenggelam memiliki kemungkinan besar untuk bisa tumbuh dan berkecambah.

Kemudian biji cabe rawit terpilih ini dikeringkan dengan cara dijemur di bawah sinar matahari langsung. Biji yang sudah benar benar kering selanjutnya dapat melalui proses persemaian.

Demikian cara membuat benih cabe rawit yang bisa langsung Anda coba di rumah. Bagi Anda yang memiliki lahan pekarangan yang luas, tak ada salahnya Anda mencoba untuk membudidayakan tanaman cabe rawit.

Saat memiliki lahan perkebunan cabe sendiri di rumah, Anda tidak perlu jauh-jauh lagi membeli cabe ke pasar. Selain itu Anda dapat menghemat pengeluaran bulanan yang biasanya digunakan untuk biaya belanja ke pasar.

Dapatkan informasi dan update menarik lainnya dengan mengunjungi halaman website kami di Blog Info Teknologi Terbaru.