Cara Menanam Kunyit yang Benar

Cara Menanam Kunyit yang Benar – Kunyit merupakan salah satu rempah yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Diantaranya sebagai bumbu sekaligus pewarna alami pada masakan, serta bahan pembuatan jamu tradisional.

Sering digunakannya rimpang kunyit untuk kebutuhan sehari-hari, menjadikannya banyak dibudidayakan di lahan perkebunan atau pekarangan rumah. Tak usah khawatir, karena kunyit juga bisa ditanam dalam media pot atau polybag bagi Anda yang tidak memiliki lahan yang luas. Tentu Anda tak perlu repot-repot lagi membeli kunyit di pasar saat membutuhkannya segera.

Cara menanam kunyit pun sebenarnya tidak sulit. Namun Anda tetap harus memperhatikan beberapa teori dan pemahaman mengenai cara menanam yang benar. Hal ini bertujuan agar tanaman kunyit bisa tumbuh subur serta menghasilkan rimpang kunyit yang banyak. Yuk kita simak beberapa teknik menanam kunyit yang benar berikut ini!

1. Teknik Pemilihan Bibit

Langkah pertama yang harus Anda lakukan untuk membudidayakan kunyit yaitu memilih bibit kunyit. Bibit kunyit yang baik adalah rimpang kunyit yng telah benar-benar tua atau telah berumur sekitar 8 bulan. 

Semakin tua rimpang kunyit yang dipilih, maka akan semakin baik benih yang dihasilkan nantinya. Tak hanya itu, penggunaan rimpang kunyit tua sebagai bibit juga unggul karena bisa lebih cepat menghasilkan tunas daun.

Jumlah rimpang kunyit yang digunakan dalam pembibitan bisa Anda sesuaikan dengan luas lahan dan banyaknya pot/polybag yang digunakan. Dalam setiap pot/polybag, biasanya hanya diisi oleh satu buah bibit saja.

2. Teknik Penyemaian Rimpang Kunyit

Setelah mendapatkan rimpang kunyit yang terbaik, Anda bisa melakukan tahapan selanjutnya yaitu penyemaian. Siapkan media tanah untuk menyemai rimpang kunyit. Gunakan tanah yang gembur dan lembab. Kemudian letakkan rimpang kunyit di atas media tanah kemudian tutup dengan tanah disekitarnya.

Pastikan Anda bisa menempatkan rimpang kunyit pada tempat yang teduh serta tidak terkena sinar matahari secara langsung. Jangan lupa siram rimpang kunyit secara rutin setiap sore hari agar bisa menghasilkan tunas dan bibit yang bagus.

Setelah rimpang kunyit tumbuh tunas setinggi 10 cm, maka Anda bisa memisahkan tunasnya dengan cara memotong rimpang kunyit.

3. Teknik Persiapan Media Tanam | Cara Menanam Kunyit yang Benar

Langkah selanjutnya yaitu menyiapkan media tanam. Agar tanaman kunyit bisa tumbuh dengan subur dan menghasilkan rimpang yang banyak, maka media tanam yang dipilih pun harus sesuai, yaitu media tanam yang gembur dan subur. 

Gemburkan tanah kemudian campurkan dengan kompos dan pupuk kandang dengan perbandingan masing-masing 2:1:1 lalu aduk hingga merata. Selanjutnya, siapkan pot atau polybag berukuran sedang dengan diameter 20 cm dan tinggi 40 cm.

Sebelum diisi dengan media tanam, sebelumnya pot diberi pecahan batu bata atau genteng secukupnya. Hal ini bertujuan agar media tanam tidak terbawa air saat disiram. Setelah itu, media tanam dimasukkan ke dalam pot hingga mengisi 3/4 bagiannya.

4. Teknik Penanaman Bibit Kunyit

Langkah selanjutnya yaitu penanaman bibit kunyit dalam media tanam yang telah disiapkan. Penanaman sebaiknya dilakukan pada awal musim hujan, agar tanaman kunyit tumbuh subur dan bisa dipanen saat awal musim kemarau. Cara penanaman bibit kunyit sebenarnya cukup mudah, namun tetap harus memperhatikan beberapa cara yang benar. 

Buatlah lubang tanam pada media tanam yang telah disiapkan kurang lebih sedalam 8 cm. Kemudian masukkan satu bibit kunyit ke dalam masing-masing lubang tanam. Pastikan meletakkan bibit kunyit secara hati-hati agar tidak merusak tunas dan rimpangnya. Setelah itu, tutup lubang tanam dengan menggunakan tanah yang ada disekitarnya. Siram media tanam dengan air secukupnya. 

Baca Juga : Cara Membuat Jamu Tradisional Kunyit Asam 

5. Teknik Pemupukan

Agar bisa tumbuh subur dan menghasilkan rimpang yang banyak, tanaman kunyit harus mendapatkan nutrisi dan unsur hara yang mencukupi. Hal ini bisa Anda lakukan dengan pemberian pupuk.

Anda bisa menggunakan jenis pupuk organik seperti pupuk kompos ataupun pupuk kandang. Sebaiknya hindari penggunaan pupuk anorganik. Hal ini bertujuan untuk menghindari risiko berbahaya yang bisa ditimbulkan dari penggunaan pupuk kimia.

Pemupukan tanaman kunyit bis adilakukan setiap satu bulan sekali dengan mencampurkan tanah, kompos, dan pupuk kandang, dengan perbandingan 1:1:1. 

6. Teknik Penyiraman | Cara Menanam Kunyit yang Benar

Tanaman kunyit harus disiram secara rutin yaitu setiap dua atau tiga hari sekali pada pagi atau sore hari. Pastikan media tanam tidak kering dan tetap terjaga kelembabannya.

Jangan menyiram tanaman kunyit terlalu banyak hingga menyebabkan media tanam tergenang air. Pasalnya hal ini justru bisa menyebabkan rimpang kunyit menjadi busuk sehingga tanaman pun menjadi mati.

7. Teknik Penyiangan 

Pastikan media tanam kunyit terhindar dari gulma atau rumput-rumput liar. Keberadaan gulma bisa mengganggu penyerapan nutrisi dan zat unsur hara yang oleh tanaman kunyit sehingga pertumbuhannya bisa terganggu. 

Untuk itu, perlu dilakukan proses penyiangan atau pembersihan gulma secara rutin. Proses ini bisa dilakukan dengan cara manual yaitu dengan mencabutinya satu per satu hingga ke bagian akarnya.

8. Teknik Pembumbunan

Pembumbunan adalah proses penambahan kembali media tanam berupa campuran tanah, kompos dan pupuk kandang. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi genangan air ataupun tanah yang hilang saat disiram ataupun hujan. Proses pembumbunan ini bisa dilakukan saat tanaman kunyit telah berusia sekitar tiga hingga empat bulan.

9. Teknik Pemanenan | Cara Menanam Kunyit yang Benar

Tahapan yang paling dinantikan saat budidaya tanaman kunyit yaitu tahap pemanenan. Pada umumnya, proses pemanenan tanaman kunyit tidak jauh berbeda dengan tanaman rimpang lainnya.

Rimpang kunyit dapat dipanen saat berumur kurang lebih tujuh hingga delapan bulan setelah tanam. Tanaman kunyit yang telah siap panen biasanya akan memiliki ciri-ciri  seperti berubahnya warna daun yang semula berwarna hijau menjadi warna kuning atau agak layu.

Anda bisa mengambil rimpang kunyit dengan cara membongkar media tanam dengan menggunakan sekop. Setelah itu, pisahkan bagian rimpang kunyit dengan bagian batang dengan cara memotong pangkal batangnya.

Selanjutnya rimpang kunyit dibersihkan dari tanah dan akarnya dengan menggunakan air mengalir. Rimpang kunyit selanjutnya dikeringkan dengan cara dijemur selama 3 hari (masing-masing 4 jam).

Rimpang kunyit pun bisa awet dalam penyimpanan serta siap untuk dijadikan bumbu masakan dan bahan pembuatan jamu tradisional. Demikian tadi informasi mengenai cara menanam kunyit yang benar. Semoga artikel di atas bisa bermanfaat dan menambah wawasan Anda. 

Kunjungi halaman utama website kami untuk mendapatkan informasi dan artikel menarik lainnya.