7 Faktor Utama Membuat Kompos yang Berkualitas

Kompos, terbuat dari potongan rumput, daun, ranting, dan cabang yang membusuk, menjadi campuran bahan organik yang gelap dan rapuh.

Pelajari cara kerja pengomposan. Bahkan seorang pemula untuk pengomposan dapat membuat kompos berkualitas baik. Hal ini dapat dibandingkan dengan memasak sebagai seni atau bagian dari ilmu pengetahuan. 7 faktor berikut akan membantu Anda menguasai seni pengomposan. Namun sebelum lanjut membaca, jangan lupa kunjungi web TamanInspirasi.com untuk tips seputar tanaman hias dan sayuran.

  1. Bahan
    Setelah beberapa waktu, apa pun yang pernah hidup akan terurai secara alami. Tapi, tidak semua barang organik harus dikomposkan untuk rumah. Untuk membuat kompos diperlukan bahan organik, mikroorganisme, udara, air, dan sedikit nitrogen.

Barang-barang ini aman untuk dijadikan kompos di rumah:

  • guntingan rumput
  • hiasan dari pagar tanaman
  • sisa sayuran
  • daun-daun
  • tanah pot yang sudah tua
  • ranting
  • penyaring kopi dengan ampas kopi
  • kantong teh
    *gulma yang belum berbiji
    *batang tanaman

Barang-barang ini tidak aman untuk dikomposkan di rumah:

  • gulma yang telah menjadi benih
    *binatang mati
  • kotoran hewan peliharaan
  • roti dan biji-bijian
  • daging
  • gemuk
  • minyak goreng
    *makanan berminyak
    *tanaman sakit
  1. Apa yang Harus Dilakukan Untuk Membuatnya Bekerja
    Ada bentuk-bentuk kecil kehidupan tumbuhan dan hewan yang memecah bahan organik. Kehidupan ini disebut mikroorganisme. Dari sejumlah kecil tanah kebun atau pupuk kandang, muncul banyak mikroorganisme.

Nitrogen, udara, dan air akan memberikan lingkungan yang menguntungkan bagi mikroorganisme untuk membuat kompos. Sirkulasi udara dan air akan membuat mikroorganisme tetap sehat dan bekerja. Nitrogen memberi makan organisme kecil. Anda mungkin harus menambahkan sedikit nitrogen ke tumpukan.

Mengenakan terlalu banyak nitrogen dapat membunuh mikroba dan terlalu banyak air menyebabkan tidak cukupnya udara di tumpukan. Anda tidak bisa menambahkan terlalu banyak udara.

  1. Mikroorganisme yang Menguntungkan
    Bakteri adalah pembuat kompos paling efektif di tumpukan kompos Anda. Mereka adalah yang pertama memecah jaringan tanaman. Kemudian datanglah jamur dan protozoa untuk membantu prosesnya. Arthropoda, seperti lipan, kumbang, kaki seribu dan cacing, memberikan sentuhan akhir untuk menyelesaikan pengomposan.
  2. Lebih Kecil Lebih Baik
    Bahan akan lebih cepat rusak jika mikroorganisme memiliki lebih banyak area permukaan untuk dimakan. Memotong bahan taman Anda dengan chipper, shredder, atau mesin pemotong rumput akan membantu mereka membusuk lebih cepat.
  3. Ukuran Tumpukan
    Aktivitas jutaan mikroorganisme menghasilkan panas di tumpukan kompos tetapi ukuran minimum 3 kaki kali 3 kaki kali 3 kaki diperlukan untuk tumpukan pengomposan yang panas dan cepat. Tumpukan yang lebih besar dapat menghambat pasokan udara yang dibutuhkan dalam tumpukan untuk mikroorganisme.
  4. Kelembaban dan Aerasi
    Jika Anda dapat membayangkan spons basah yang diperas dengan banyak kantong udaranya, maka ini akan menjadi lingkungan yang ideal bagi mikroorganisme dalam tumpukan untuk berfungsi sebaik mungkin. Perhatikan saat tumpukan Anda membuat kompos, jumlah hujan atau kekeringan yang mungkin Anda alami. Air dalam kekeringan dan mungkin membalikkan tumpukan di banyak hari hujan. Ekstrem dari keduanya dapat mengganggu keseimbangan tumpukan. Penggunaan garpu rumput akan berguna saat ini.
  5. Suhu dan Waktu
    Jaga tumpukan Anda antara 110F dan 160F dan bakteri menguntungkan akan menyukainya. Tidak terlalu dingin juga tidak terlalu panas.
    Suhu akan naik selama beberapa hari jika Anda menjaga rasio karbon dan nitrogen yang baik, mempertahankan banyak area permukaan dalam volume material yang besar, dan mempertahankan kelembapan dan aerasi yang memadai.

-Pentingnya Kompos-

+Kompos memiliki unsur hara, tetapi bukan merupakan pupuk yang lengkap.

+Kompos menyediakan nutrisi dalam tanah sampai tanaman perlu menggunakannya.

  • Ini mengendur dan menganginkan tanah liat
  • Mempertahankan air di tanah berpasir.

-Menggunakan Kompos-

  • Amandemen tanah, campurkan 2 hingga 5 inci kompos ke dalam kebun setiap tahun sebelum tanam.
  • Campuran pot, tambahkan satu bagian kompos ke dua bagian tanah pot.
  • Buat campuran pot Anda sendiri dengan menggunakan bagian yang sama dari kompos dan pasir atau perlit.
  • Mulsa, prodcast 2 hingga 4 inci kompos di sekitar bunga dan sayuran tahunan, dan hingga 5 inci di sekitar pohon dan semak Anda.
  • Saus atas, campur kompos yang diayak halus dengan pasir dan taburkan secara merata di atas rumput.

Hal terakhir yang saya sarankan setelah Anda menguasai seni pengomposan adalah melihat dengan sangat serius dalam membuat teh kompos aerasi Anda sendiri. Ramuan ini akan memberi Anda hasil yang sulit dipercaya.