Jarak Lamaran dan Menikah, Sebaiknya Berapa?

Lamaran pernikahan merupakan salah satu hal yang seringkali dilakukan sebelum menuju ke prosesi pernikahan. Acara lamaran ataupun tunangan merupakan salah satu acara resmi antara kedua belah pihak untuk membicarakan hal terkait pernikahan.

 

Di Indonesia acara ini melibatkan berbagai proses penyampaian. Seperti memberikan seserahan, menyampaikan maksud kedatangan, proses lamaran, dan pembicaraan formal lainnya. Namun intinya adalah untuk menjelaskan keseriusan hubungan pasangan.

Setelah prosesi lamaran nantinya kedua pasangan akan melanjutkan ke pernikahan. Lantas kapan seseorang bisa menikah setelah prosesi lamaran? Jawabannya adalah terserah. Namun lebih disarankan untuk menyegerakan dan tidak terlalu lama.

Hal-Hal yang Harus Dipertimbangkan Setelah Lamaran

Banyak hal yang harus pasangan pertimbangkan setelah proses lamaran selesai. Hal ini berkaitan dengan melanjutkan ke momen pernikahan. Seperti yang sudah dijelaskan terkait jarak antara lamaran dan menikah itu bebas.

Tergantung antara kedua pihak pasangan dan keluarga. Jadi, keputusan bisa dilakukan berdasarkan musyawarah kesiapan. Namun umumnya tidak lama setelah lamaran, segera melangsungkan pernikahan. Berikut ini hal-hal yang perlu menjadi pertimbangan Anda.

1. Banyak Ujian Pasca Lamaran

Prosesi lamaran adalah hal penting, yaitu memberikan keputusan kemantapan memilih pasangan untuk jenjang serius. Nah, seringkali ujian kesetiaan datang menghinggapi calon pasangan yang hendak melangsungkan pernikahan.

Sehingga untuk meminimalisir risiko gagal nikah, bisa segera untuk melangsungkan pernikahan jika tidak ada halangan. Sehingga komitmen kedua calon akan kuat dan sudah tidak ada godaan kesana kemari. Pasalnya orang yang sudah melangsungkan lamaran tidak bisa available.

2. Menghindari Fitnah

Setelah melangsungkan lamaran tentunya dua orang pasangan harus memiliki komitmen yang kuat. Serta sudah tidak boleh lirik sana lirik sini untuk memilih pasangan lagi. Karena memang sudah yakin dan mantap, namun bukan tidak mungkin setelah lamaran banyak gagal menikah.

Selain itu menyegerakan pernikahan setelah lamaran juga bisa menghindari fitnah yang tidak diinginkan. Karena bukan tidak mungkin jika kedua pasangan akan sering bertemu dan sebagainya.

3. Menjaga Pandangan

Lamaran merupakan salah satu wujud komitmen seorang pasangan untuk melanjutkan ke gerbang pernikahan. Jadi cukupkan komitmen memilih pasangan saat sebelum lamaran berlangsung. Sehingga setelahnya tidak perlu lagi untuk mencari pasangan lain.

Meskipun setelahnya menemukan pasangan yang lebih baik. Ketahuilah bahwa godaan seperti itu sering terjadi. Sehingga perlu sekali untuk menjaga pandangan dan tetap menguatkan komitmen bersama.

4. Tetap Jalin Hubungan Komunikasi dengan Baik

Pasalnya tujuan selanjutnya adalah pernikahan. Jadi pastikan berkomunikasi dengan baik. Misalnya seperti koordinasi acara pernikahan dan sebagainya. Karena bukan tidak mungkin proses mengurus acara pernikahan tidak ada perselisihan.

Perselisihan umum terjadi, namun bagaimana menyikapi dengan baik adalah cara untuk tetap menjaga hubungan keduanya.

Nah, itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan setelah proses lamaran pernikahan. Pastikan berkomitmen yang kuat satu sama lain saat memutuskan untuk melanjutkan hubungan ke jenjang serius.

Jarak Lamaran dan Menikah, Sebaiknya Berapa?